Rabu, 04 April 2018

APA ITU FLEK HITAM DI WAJAH ?

APA ITU FLEK HITAM DI WAJAH ? Tadinya saya tidak begitu peduli dengan yang namanya Flek Hitam. Khususnya di wajah. Tapi kalau disimak lebih lanjut, dari obrolan para ibu yang sering saya dengar adalah soal "flek hitam di wajah". Beberapa ada yang bertanya pada saya, pakai krim apa sih koq mukanya bisa putih dan mulus? Waktu umur saya lebih muda, wajah saya masih lumayan kinclong dan mulus (he he merasa sendiri ya..). hampir tak terlalu saya tanggapi permasalahan flek hitam ini karena saat itu memang tidak menjadi masalah buat saya. Tapi akhir-akhir ini, saat saya berkaca dan menemukan beberapa titik flek hitam di wajah saya, waduh...lumayan kepikiran juga. Mungkin ini karena usia atau karena kurang perawatan ya? Apa sih Flek hitam itu dan apa penyebabnya? Yuk kita cari info.... Flek hitam atau ephelis adalah bintik-bintik datar pada kulit wajah yang terbentuk akibat peningkatan melanin atau pigmen alami kulit. Flek hitam dapat juga muncul pada bagian tubuh lain, seperti lengan, dada, atau leher. Bintik-bintik ini cenderung mudah dilihat dan mudah muncul pada orang dengan warna kulit putih. Flek hitam merupakan kondisi yang umum terjadi di segala usia dan biasanya tidak membahayakan atau menimbulkan rasa sakit. Penyebab Flek Hitam Flek hitam muncul karena meningkatnya produksi melanin, terutama setelah terpapar oleh sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Melanin adalah pigmen yang menentukan warna pada kulit, mata, dan rambut manusia. Bagian kulit yang memiliki banyak melanin akan berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya, sehingga tampak seperti bintik-bintik. Penyebab Flek hitam dan atau Cokelat di wajah antara lain : 1. Terpapar Sinar Matahari Melanin adalah pigmen yang menentukan warna kulit pada wajah, mata, rambut dan bagian tertentu dalam telinga,jika terpapar sinar matahari akan mengakibatkan produksi melanosome dalam melanin. Kulit akan menjadi berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya dan tampak seperti bintik-bintik hitam atau kecokelatan. Mereka yang hidup di sekitar garis khatulistiwa memiliki kecenderungan flek hitam karena banyak melanin yang dipengaruhi respon tubuh dalam menyerap sinar sinar matahari. 2. Faktor Genetik Faktor genetik juga memicu flek hitam bagi mereka yang memiliki kulit cerah dan berambut pirang atau merah sering mengalami flek pada kulit wajah dan tubuhnya. 3. Muncul pada orang tua Mereka yang sudah berumur diatas 50 tahunan sering muncul bintik-bintik hitam atau kecoklatan di kulit wajah dan atau tubuh. Bintik- bintik yang dikenal dengan nama liver spot atau sun spot. Jika flek hitam bisa menyebabkan melanoma, sejenis kanker kulit yang berbahaya, jangan diabaikan, sebaiknya tanyakan ke dokter kulit untuk membedakan flek hitam yang sebenarnya dengan kanker kulit. Bagaimana mencegah flek hitam supaya tidak muncul di wajah kita? Sebaiknya jika bepergian kemana dan atau keluar rumah, harus memakai pelindung wajah supaya tidak terefek paparan sinar matahari langsung. Pelindung wajah menggunakan tabir surya SPF 50. Untuk melindungi dan menghindari radiasi UV yang bisa memicu penyakit kanker pada kulit. Menggunakan topi lebar dan kacamata hitam serta pakaian yang nyaman bisa membantu kita terlindung dari sinar matahari. Sebaiknya jangan berlama-lama terpapar sinar matahari, biasanya jam paling tinggi kadar sinar matahari mulai pukul 10.00 – 14.00, hindari untuk tidak beraktifitas langsung di bawah sinar matahari. Jika terpaksa harus keluar amankan wajah dan tubuh Anda dengan menggunakan penutup wajah dan tubuh supaya tidak terpapar langsung oleh matahari. Flek hitam bisa dihilangkan secara alami menggunakan masker lidah buaya, masker jeruk/lemon, masker ketimun, masker kentang, masker pepaya dan kulit semangka. (Sumber Artikel : https://makassar.terkini.id/penyebab-flek-hitam-cokelat-wajah-dan-cara-mengatasinya/) Meskipun sebagian besar flek berwarna hitam, hal ini tidak menutup kemungkinan muncul dengan warna lain, seperti kemerahan, kekuningan, atau kecokelatan tergantung dari pigmen kulit masing-masing orang, namun yang pasti berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya. Gejala dan Diagnosis Flek Hitam Flek hitam pada kulit akan terlihat seperti bercak atau titik noda berwarna lebih gelap dari kulit di sekitarnya dan tidak menonjol (datar). Flek hitam umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, tidak berbahaya bagi kesehatan, dan tidak dapat berubah menjadi kanker. Flek hitam atau ephelis juga tidak timbul di kulit yang tidak terpapar sinar matahari. Beberapa penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai karena terdapat kemiripan dengan ephelis atau flek hitam adalah neurofibromatosis dan melanoma. Oleh karena itu, ada baiknya mewaspadai bercak atau titik noda tersebut dan segera temui dokter kulit untuk mengenali dan mendapatkan diagnosis yang tepat. Tes kulit dan biopsi umumnya akan dilakukan untuk menetukan diagnosis. Pengobatan Flek Hitam Walaupun sebagian besar flek hitam dapat pudar dengan sendirinya, ada beberapa pengobatan yang biasa disarankan jika pasien merasa terganggu atau kondisi makin memburuk, seperti:  Krim pemutih. Krim ini umumnya digunakan untuk memudarkan flek hitam dan dapat dibeli secara bebas. Namun, krim yang mengandung hydroquinone memerlukan resep dokter. Tanyakan dokter jika Anda mengalami efek samping seperti peradangan kulit, kulit kering, terasa seperti terbakar, perubahan warna kulit, atau terkelupas.  Krim retinoid. Krim yang mengandung senyawa kimia vitamin A ini dapat digunakan bersamaan dengan krim pemutih dan berfungsi untuk memudarkan flek hitam dalam hitungan bulan. Beberapa contohnya adalah tretinoin, tazarotene, dan Efek samping yang mungkin saja terjadi akibat penggunaan krim ini adalah kulit kemerahan, kering, iritasi, sensitif, dan terkelupas. Terapi laser. Terapi ini menggunakan gelombang cahaya yang ditujukan ke kulit yang bermasalah. Studi membuktikan laser mampu memudarkan flek hitam sampai 50%. Walau aman, beberapa efek samping yang mungkin saja terjadi dari metode pengobatan ini adalah kulit terasa gatal, kemerahan, bengkak, infeksi, terkelupas, atau terjadi perubahan warna kulit. Peeling. Tindakan peeling menggunakan cairan kimia dengan kandungan asam glikolat (GA) atau asam trikloroasetat (TCA) yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit yang rusak dan menciptakan regenerasi. Beberapa efek yang bisa terjadi dari metode pengobatan ini adalah kulit terasa perih dan memerah, iritasi pada kulit, pembengkakan, dan kulit terkelupas. Cryosurgery. Cryosurgery merupakan tindakan pengangkatan flek hitam dengan menggunakan cairan nitrogen yang bersuhu rendah untuk membekukan dan membunuh sel kulit yang abnormal. Walaupun aman, perlu diperhatikan bahwa tidak semua jenis flek dapat diobati dengan cara ini. Beberapa efek samping yang berisiko terjadi adalah kulit melepuh, hipopogmentasi, dan perdarahan. Pencegahan Flek Hitam Flek hitam timbul karena kombinasi faktor bawaan genetik dan paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Faktor genetik tidak dapat dirubah, namun paparan sinar UV dapat dicegah dengan: Menggunakan tabir surya dengan SPF 30 – 50, khususnya bagi yang memiliki kulit putih. Menghindari aktivitas di luar ruangan antara jam 10 pagi hingga 4 sore, karena paparan sinar UV masih sangat tinggi. Menggunakan pelindung seperti topi, pakaian lengan panjang, dan penutup lainnya saat berada di luar ruangan. (Sumber : https://www.alodokter.com/flek-hitam) Untuk pengobatan Flek Hitam, sebaiknya sebelumnya diperiksa dan dikonsultasikan dulu dengan dokter ahlinya.